Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Singapura harus tetap langgeng. Pernyataan ini disampaikannya saat bertemu dengan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (7/7/2023).
Menurut Prabowo, Indonesia dan Singapura telah membangun hubungan diplomatik yang kuat sejak 1967. Saat ini, kedua negara sedang mempersiapkan peringatan 60 tahun hubungan diplomatik pada tahun 2027.
Prabowo menyebutkan bahwa kedua negara telah memiliki kemajuan yang signifikan dalam berbagai bidang, seperti ekonomi, perhubungan, dan kebudayaan. Dia berharap hubungan yang telah terbangun akan terus meningkat dan membawa manfaat bagi kedua negara.
Perdana Menteri Lee Hsien Loong juga menyatakan bahwa Singapura sangat menghargai hubungan yang telah terbangun dengan Indonesia. Dia berharap kedua negara akan terus berkolaborasi dalam berbagai bidang untuk meningkatkan hubungan bilateral.
Keputusan Prabowo untuk menegaskan langgengnya hubungan Indonesia-Singapura dipandang sebagai langkah positif untuk meningkatkan hubungan bilateral. Dengan demikian, kedua negara dapat terus berkolaborasi dan meningkatkan kemajuan bersama.