Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membuktikan komitmen pemerintah untuk menghargai jasa para pahlawan tak berbalas. Empat bulan setelah peristiwa tragis yang mengakibatkan tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan gugur, Kapolri memberikan penghargaan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) anumerta kepada mereka.
Peristiwa tragis itu terjadi saat tiga anggota Satresnarkoba bertugas melakukan penggerebekan narkoba. Mereka dipimpin oleh Kapolres Katingan, yang saat itu masih berpangkat Polisi Brigadir Jenderal. Peran utama Kapolres ini tidak perlu disangsikan lagi mengingat perannya sebagai penghimpun dan pengarah tim yang efektif.
Beliau juga berkontribusi dalam proses penangkapan narkoba yang kemudian dilakukan. Namun setelah penangkapan, tim ini melakukan kesalahan fatal yang mengakibatkan mereka gugur.
Tindakan Kapolri menandakan bahwa pemerintah menghargai dan mengakui jasa para polisi yang rela mengorbankan nyawa demi keadilan. Ini juga menunjukkan komitmen pemerintah untuk memberikan penghargaan kepada mereka yang telah berdedikasi dan rela mengorbankan diri untuk kepentingan negara.
Peristiwa ini juga dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk selalu memastikan keselamatan dan keamanan saat melakukan operasi penangkapan narkoba. Dengan demikian, kita dapat menghindari kejadian-kejadian seperti ini di masa depan.
Tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur ini pasti akan diingat sebagai pahlawan yang telah rela mengorbankan nyawa demi keadilan. Mereka akan selalu diingat sebagai contoh bagi kita semua untuk selalu berdedikasi dan tidak pernah menyerah.