Washington, Amerika Serikat - Pemerintah Amerika Serikat mengecam China atas kekurangan peringatan yang diberikan sebelum melakukan uji coba senjata nuklir di Pasifik. Menurut Kementerian Luar Negeri AS, China tidak memberikan informasi yang cukup sebelum melakukan uji coba pada Minggu lalu.
Menurut Kementerian Luar Negeri AS, uji coba senjata nuklir tersebut terjadi dalam masa "pembangunan senjata nuklir yang cepat dan tidak transparan" oleh pemerintah Beijing. Pemerintah AS kembali menyoroti kekhawatiran atas peningkatan kemampuan nuklir Tiongkok yang semakin meningkat.
“Kami menyaksikan China melakukan uji coba senjata nuklir yang diluncurkan dari kapal selam pada...”, kata Utusan Kementerian Luar Negeri AS.
Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah AS semakin meningkatkan kekhawatiran atas kebijakan senjata nuklir Tiongkok, yang dipandang sebagai ancaman bagi stabilitas internasional. Pada tahun 2022, Presiden AS, Joe Biden, telah mengatakan bahwa Tiongkok telah menciptakan "sederet ancaman" bagi AS dan sekutunya.
Pemerintah AS telah menekankan pentingnya transparansi dan kerja sama dalam menghadapi tantangan senjata nuklir global. Dengan demikian, mereka menyerukan Tiongkok untuk meningkatkan transparansi dalam kebijakan senjata nuklirnya.