Bulan lalu, Saudi Arabia membuka gerbang baru di Hong Kong dengan mengutus salah satu gurunya teknologi, untuk bersiap menghadapi persaingan global di Asia. Mereka berencana untuk bekerja sama dengan pemerintah Hong Kong untuk mengembangkan kota cerdas dan menjadi pintu gerbang strategis ke pasar Asia yang lebih luas.
Dalam upaya untuk meningkatkan kerjasama antara kedua negara, Menteri Keuangan Paul Chan Mo-po membuka LEAP East 2026, edisi Hong Kong pertama acara teknologi global. Dalam acara tersebut, Chan menyatakan bahwa kedua negara harus memperkuat hubungan antara mereka.
Menurut Chan, kerjasama antara Saudi Arabia dan Hong Kong dapat menjadi contoh bagi negara-negara lain di region Asia. Ia juga menyatakan bahwa ia akan memimpin delegasi bisnis untuk mengunjungi Saudi Arabia dan meningkatkan kerjasama antara kedua negara.
Dalam kunjungan ini, Saudi Arabia juga mengajak Hong Kong untuk berpartisipasi dalam program 'Future Investment Initiative (FII) Summit', yang diadakan di Riyadh. Program tersebut berfokus pada kemajuan teknologi dan inovasi.
Para pengusaha dan eksekutif dari Hong Kong diprediksi akan diundang untuk menghadiri acara tersebut. Mereka akan memiliki kesempatan untuk bertemu dengan pejabat tinggi dan mengidentifikasi kesempatan investasi yang ada di Saudi Arabia.
Kerjasama antara Saudi Arabia dan Hong Kong dapat membuka peluang yang luas bagi kedua negara. Mereka dapat saling belajar dan memperkuat kekuatan masing-masing.