Internasional

Myanmar Harus Membuat Kebakaran untuk Menarik 2 Juta Wisatawan Tahunan

Myanmar memiliki ambisi untuk mencapai 2 juta wisatawan setiap tahun, sebuah upaya yang menurut analis dapat meningkatkan legitimasi global bagi pemerintah junta. Namun, jalan menuju itu sangat sulit, sebagaimana khawatir diungkapkan oleh para analis. Pemerintah Myanmar telah berusaha meningkatkan sektor pariwisata setelah industri ini terdampak krisis tahun 2021 yang menyebabkan ketegangan besar di negara tersebut.

Menurut data dari Armed Conflict Location and Event Data, lebih dari 100.000 korban jiwa telah dicatat sejak krisis itu mulai terjadi. Banyak sekali orang-orang yang terdampak oleh konflik tersebut. Selain itu, lebih dari 973.000 orang telah mengungsi ke tempat lain untuk mencari pelarian dari perang dan kekacauan.

Analisis menyebutkan bahwa pemerintah Myanmar harus melakukan banyak hal untuk meningkatkan kepercayaan wisatawan akan keamanan dan stabilitas di negara tersebut. Mereka harus memastikan bahwa pariwisata dapat dilakukan dengan aman dan nyaman bagi setiap pengunjung. Apalagi, Myanmar juga harus meningkatkan infrastruktur pariwisata seperti transportasi, akomodasi, dan fasilitas lainnya.

Menurut analis, pemerintah Myanmar harus memahami bahwa meningkatkan pariwisata tidak hanya tentang meningkatkan angka jumlah wisatawan, tapi juga tentang meningkatkan kualitas hidup masyarakat di negara tersebut. Mereka harus memastikan bahwa keuntungan dari pariwisata dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat, bukan hanya oleh beberapa orang yang berada di puncak kekuasaan.

Myanmar memiliki kualitas alam yang sangat luar biasa, seperti pantai yang indah, gunung yang menjulang tinggi, dan kekayaan budaya yang sangat kaya. Jika pemerintah Myanmar dapat meningkatkan kepercayaan wisatawan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, maka mereka dapat mencapai tujuan mereka untuk meningkatkan pariwisata.