Pasar sewa retail di Hong Kong masih merana, dengan tingkat sewa yang jauh di bawah level pra-pandemi. Tindakan Beijing untuk menghambat aliran modal dan kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve AS di paruh kedua tahun ini akan membuat ketidakpastian di sektor ini semakin besar, kata analis. Makanan dan minuman adalah salah satu sektor yang paling terdampak, dengan banyak restoran makanan ringan dan mewah yang tutup operasinya dalam beberapa bulan terakhir.
Chain makanan cepat saji Maxim's MX bahkan mengurangi operasinya dan menutup cabang di South Horizons. Sementara itu, beberapa mall terkemuka seperti Pacific Place dan IFC Mall telah mengalami penurunan penjualan di bulan-bulan awal tahun ini.
Menurut analis, beberapa faktor yang membuat pasar sewa retail di Hong Kong terus menderita adalah permintaan yang menurun, peningkatan biaya operasional, dan ketidakpastian ekonomi global. Namun, beberapa perusahaan telah mulai mencari solusi untuk meningkatkan penjualan dan mengurangi biaya operasional.
Beberapa contoh adalah perusahaan retail yang berfokus pada penjualan daring dan menggunakan teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional. Dengan demikian, pasar sewa retail di Hong Kong mungkin akan melihat turnaround dalam beberapa tahun ke depan.