Bisnis

Ekspor Korsel & Jepang Membuat Indonesia Terdesak

Berdasarkan laporan terbaru, ekspor Korea Selatan dan Jepang telah mencapai rekor tertinggi pada Mei 2026, dengan surplus neraca berjalan sebesar USD 38,61 miliar dan JPY 3.968,3 miliar, masing-masing.

Surplus neraca berjalan Korea Selatan meningkat tajam menjadi USD 38,61 miliar pada Mei 2026, melonjak dari USD 28,29 miliar pada April, didorong oleh pertumbuhan kuat ekspor semikonduktor.

Ekspor Korsel tumbuh 62,9% secara tahunan (yoy) mencapai USD 94,34 miliar, melampaui pertumbuhan impor yang hanya 22,2% ke angka USD 56,48 miliar. Sementara itu, ekspor Jepang tumbuh 14,7% melampaui impor 8,1%.

Agresivitas ekspor kedua raksasa Asia ini menjadi sinyal penting bagi Indonesia, sebagai salah satu mitra dagang utama. Indonesia perlu mengantisipasi dominasi produk manufaktur tingkat tinggi dari kedua negara tersebut agar tidak semakin menekan posisi neraca perdagangan domestik.

Penurunan surplus neraca berjalan Korea Selatan pada Mei 2026 menimbulkan kekhawatiran. Bagaimana Indonesia akan menghadapi persaingan yang semakin ketat dari dua negara tersebut? Apakah Indonesia siap untuk meningkatkan kemampuan ekspor dan meningkatkan posisi perdagangan?