Bukit Asam (PTBA) lagi-lagi menunjukkan kinerja yang solid dalam kegiatan eksplorasi batu bara. Menurut laporan terkini, PTBA menyedot dana eksplorasi batu bara senilai Rp31,02 miliar untuk kegiatan eksplorasi di Tanjung Enim Mining Site (TEMS) pada kuartal II 2026.
Kegiatan eksplorasi tersebut dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan sumber daya dan cadangan batu bara di area TEMS. Dalam pelaksanaannya, PTBA bekerja sama dengan pihak ketiga (kontraktor jasa pengeboran) untuk melakukan kegiatan pengeboran, logging geofisika, pengambilan sampel batu bara, dan monitoring TOC (Top of Coal) dan BOC (Bottom of Coal).
Menurut data yang tersedia, kegiatan pengeboran dilakukan pada empat IUP (Izin Usaha Pertambangan) milik PTBA, yaitu IUP Air Laya, IUP MTB, IUP Banko Barat, dan Banko Tengah B, dengan total 95 titik dan kedalaman 15.514 meter. Selain itu, kegiatan eksplorasi juga dilakukan di Ombilin Mining Site (TEMS) dengan kegiatan pengeboran dan logging geofisika.
Hasil kegiatan eksplorasi tersebut sangatlah signifikan, karena telah berhasil meningkatkan kualitas batu bara dengan realisasi 1.533 contoan batu bara (intibor dan front Tambang), 308 contoan batuan intibor untuk uji keasaman batuan, dan 398 contoan batuan intibor untuk uji mekanika batuan. Selain itu, kegiatan monitoring pengukuran TOC (Top of Coal) dan BOC (Bottom of Coal) juga telah terealisasi seluas 661 ha.
PTBA yang merupakan salah satu perusahaan pertambangan terbesar di Indonesia, telah menunjukkan kinerja yang sangat baik dalam kegiatan eksplorasi batu bara. Dengan demikian, diharapkan kegiatan eksplorasi ini dapat meningkatkan sumber daya dan cadangan batu bara di area TEMS, sehingga dapat mendukung produksi batu bara yang lebih besar di masa depan.