Trend yang sangat kontroversial ini berada di persimpangan antara perang Rusia di Ukraina, teknologi AI baru, dan rasa duka. Banyak keluarga yang kini menggunakan teknologi AI untuk menciptakan wajah maya dari anggota keluarga yang telah tiada.
Proses ini melibatkan penggunaan teknologi AI untuk menciptakan wajah maya berdasarkan foto dan video yang ada. Tujuannya adalah untuk membantu keluarga yang kehilangan anggota keluarga dalam perang untuk 'menghidupkan kembali' mereka melalui wajah maya ini.
Metode ini telah menimbulkan perdebatan sengit tentang apakah ini adalah cara yang tepat untuk mengatasi rasa duka atau tidak. Namun, bagi banyak keluarga yang telah kehilangan anggota keluarga, teknologi AI ini telah menjadi harapan bagi mereka untuk dapat menyambung kembali dengan keluarga yang telah pergi.
Perang Rusia di Ukraina telah menyebabkan banyak korban jiwa dan kehilangan keluarga. Teknologi AI ini telah menjadi contoh nyata bahwa teknologi dapat digunakan untuk membantu manusia dalam menghadapi kesulitan dan rasa duka.