Istri Presiden Korea Selatan, Kim Hea-kyung, masih jarang terlihat di sorotan publik satu tahun setelah Presiden Lee Jae Myung mulai menjabat. Strategi ini berbeda jauh dengan cara kerja istri sebelumnya, Kim Keon-hee. Kim Hea-kyung telah membatasi penampilannya di publik dan menjauhi isu-isu politik – langkah yang sangat bijaksana menurut para pengamat politik. Mereka yakin bahwa istri presiden, meskipun tidak memiliki peran resmi konstitusional, dapat membentuk opini publik dan mempengaruhi keputusan presiden.
Menurut analis politik, strategi ini membantu mengurangi 'risiko istri presiden', ketika pasangan presiden harus memenuhi harapan publik yang tinggi dan berpotensi mengacaukan kebijakan pemerintah. Dengan demikian, Kim Hea-kyung tetap fokus pada peranannya sebagai istri dan ibu, serta tidak terlibat dalam isu-isu politik yang dapat memicu kontroversi.
Perbedaan strategi ini dapat dilihat dengan cara kerja istri sebelumnya, Kim Keon-hee, yang lebih proaktif dan terlibat dalam isu-isu politik. Namun, strategi Kim Hea-kyung justru membantu Presiden Lee Jae Myung tetap fokus pada tugas-tugasnya sebagai presiden dan menghindari kritik yang tidak perlu.