Supergirl, film superhero terbaru dari DC Universe (DCU), sebenarnya seorang pahlawan yang pantang menyerah. Meskipun mendapatkan online troll attacks, ulasan campur aduk, dan performa box office yang sangat mengenaskan di akhir pekan pembukaannya, film ini sebenarnya cukup baik.
Pada dasarnya, film ini tidak mencapai standar yang lebih tinggi karena pasar superhero yang sudah terlalu penuh. Namun, tidak berarti bahwa film ini tidak memiliki nilai. Sebaliknya, Supergirl adalah sebuah film yang layak disaksikan, terutama bagi penggemar superhero yang belum kehabisan pilihan.
Screenwriter Ana Nogueira, yang juga merupakan bagian dari rencana DCEU untuk film Supergirl berdiri sendiri, menciptakan cerita yang menarik dan menantang. Sementara itu, sutradara Craig Gillespie, yang pernah menyutradarai Lars and the Real Girl dan I Tonya, menambahkan sentuhan yang membuat film ini lebih menarik.
Jadi, mengapa Supergirl gagal di box office? Jawabannya sederhana: pasar superhero sudah terlalu penuh. Tapi, itu tidak berarti bahwa film ini tidak layak disaksikan. Sebaliknya, Supergirl adalah sebuah film yang layak disaksikan bagi siapa saja yang mencari pengalaman superhero yang menarik dan menantang.