Tidak hanya teknologi yang berkembang dengan cepat, tetapi juga para regulator yang harus mengejar. Sheldon Mills, Direktur Eksekutif di Financial Conduct Authority Inggris, mengingatkan bahwa regulator harus menghadapi perang senjata untuk mengejar penggunaan Artificial Intelligence (AI) di keuangan. Sementara itu, ratusan juta orang telah menggunakan teknologi ini untuk membuat keputusan keuangan mereka.
Mills, yang juga menulis laporan tentang dampak AI di keuangan, mengatakan bahwa regulator harus menggunakan AI sendiri untuk mengejar perubahan cepat, kencang, dan skala besar yang dibawa oleh teknologi ini. Tujuan akhirnya adalah untuk memantau, mendeteksi, dan mengatasi risiko yang terkait dengan AI.
Regulator Inggris juga khawatir bahwa AI akan mengubah perilaku konsumen dan membuat mereka lebih rentan terhadap penipuan. Oleh karena itu, mereka meminta pemerintah untuk meninjau peraturan dan memberikan kekuasaan yang lebih besar kepada mereka untuk mengatur penggunaan AI di keuangan.
Mills juga mengatakan bahwa regulator harus bekerja sama dengan perusahaan teknologi untuk mengembangkan peraturan yang lebih baik dan memastikan bahwa AI digunakan dengan aman dan bertanggung jawab.
Ke depannya, regulator Inggris berharap dapat mengatasi perubahan besar yang dibawa oleh AI dan memastikan bahwa keuangan Inggris tetap stabil dan aman.