Sebanyak $9,5 juta per tahun, itulah perkiraan biaya yang ditekan oleh Komisi Nuklir Amerika Serikat (NRC) sebagai hasil dari perubahan aturan radiasi yang akan segera diterapkan. Perubahan ini tampaknya sebenarnya adalah langkah moderat, yang menghindari penghapusan standar yang sensitif, yaitu 'as low as reasonably achievable' (ALARA) dan 'linear non-threshold' (LNT).
ALARA adalah standar yang mengharapkan pihak industri untuk melakukan upaya maksimal dalam mengurangi eksposur radiasi pada manusia. Sementara itu, LNT merujuk pada teori bahwa tidak ada tingkat radiasi yang dapat dianggap aman, karena bahkan level radiasi yang sangat rendah dapat menyebabkan kerusakan genetik.
Menurut para ahli, teori LNT tidaklah salah, namun ada beberapa kelemahan dalam penggunaan istilah ini di dalam peraturan NRC. Dengan demikian, perubahan aturan ini dapat diartikan sebagai upaya untuk memperjelas dan meningkatkan efektivitas regulasi radiasi, bukan mengurangi standar keamanannya.
Masih ada yang belum jelas, seperti apakah industri nuklir akan segera meluncurkan proyek baru dan mengurangi biaya produksi, atau apakah perubahan ini hanya sekedar upaya untuk menenangkan para kritikus.
Apapun hasilnya, hal ini jelas menunjukkan bahwa NRC masih memahami pentingnya menjaga keamanan radiasi dan menghindari risiko yang tidak perlu.