Pada malam hari menjelang summit NATO, Rusia melakukan serangan besar-besaran ke ibu kota Ukraina, Kyiv. Serangan ini merupakan serangan kedua dalam waktu kurang dari seminggu. Menurut pejabat pemerintah, setidaknya 16 orang tewas dalam serangan ini.
Informasi tentang serangan ini terus berkembang dan belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Rusia. Namun, kejadian ini menunjukkan bahwa sengketa antara Rusia dan Ukraina masih belum berakhir.
Ukraina telah lama mengalami konflik dengan Rusia, dan serangan ini menambah kekhawatiran tentang kemungkinan perang antara kedua negara. Summit NATO yang akan dilangsungkan tidak lama lagi diharapkan dapat membantu menemukan solusi untuk mengatasi konflik ini.
Bagaimana serangan ini akan mempengaruhi jalan ke depan Ukraina dan Rusia? Apakah summit NATO dapat membawa perubahan pada situasi ini? Pertanyaan-pertanyaan ini masih belum terjawab, namun satu hal yang jelas adalah Ukraina membutuhkan dukungan internasional untuk menghadapi ancaman ini.