Sebuah survei terkini oleh Box menunjukkan bahwa perusahaan yang sukses dengan AI memiliki kemampuan untuk mengintegrasikan teknologi tersebut dalam operasional mereka. Menurut laporan tersebut, 64% perusahaan yang menjawab survei mengklaim bahwa mereka telah mengembangkan kemampuan AI yang maju atau sangat maju, sementara 9% mengklaim bahwa mereka masih di tahap awal.
Penelitian ini juga menemukan bahwa 80% perusahaan telah melihat hasil yang signifikan dari investasi AI mereka, yaitu peningkatan ROI minimal 10%. Lebih dari setengah perusahaan bahkan telah melihat dampak bisnis yang dapat diukur dalam waktu enam bulan setelah proyek AI mereka disetujui.
Penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan yang sukses dengan AI memiliki kemampuan untuk mengintegrasikan teknologi tersebut dalam operasional mereka, bukan karena kemajuan teknologi itu sendiri. 'Kami telah berpindah dari eksperimen yang berdiri sendiri menjadi operasi yang sistematis dan terintegrasi,' ujar Olivia Nottebohm, COO Box. 'Itu di mana dampak datang dari.'
Berdasarkan penelitian, perbedaan utama antara perusahaan yang sukses dengan AI dan yang tidak adalah eksekusi. Setengah dari perusahaan yang maju telah melihat ROI yang lebih tinggi dari AI, yaitu di atas 25%. Sementara itu, hanya 11% perusahaan yang masih di tahap awal yang telah melihat ROI yang sama.
Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi dan pengelolaan AI yang lebih baik adalah kunci untuk mencapai ROI yang lebih tinggi. Perusahaan yang sukses dengan AI memiliki kemampuan untuk mengintegrasikan teknologi tersebut dalam operasional mereka, bukan karena kemajuan teknologi itu sendiri.
Penelitian ini juga menunjukkan bahwa konten adalah batu karang utama yang menghalangi ROI dari AI. Hanya 36% perusahaan yang telah terhubung agen AI ke konten yang dipercaya di berbagai kasus.