Sam Altman, salah satu pendiri OpenAI, telah mengusulkan untuk memberikan 5% saham kepada pemerintah Amerika Serikat. Jika implementasi, saham ini dapat bernilai sekitar $320 per rumah tangga Amerika. Tujuan dari usulan ini adalah untuk menyelesaikan permasalahan bahwa perusahaan AI tidak memberikan kompensasi kepada pencipta konten manusia, serta mengurangi kekhawatiran bahwa AI akan menyebabkan kolaps pasar kerja dengan menyediakan jaringan keamanan. Namun, detail dari usulan ini masih belum jelas.
Lebih dari itu, usulan ini mungkin lebih kuat dari segi naratif politik daripada sebagai rencana kebijakan yang nyata. Sebagaimana yang dibahas dalam artikel lengkap tentang bagaimana proposal dividen membukakan wawasan tentang masa depan AI.
Di sisi lain, sejumlah laporan menunjukkan bahwa pasar AI sedang mengalami pergeseran besar. Salah satu laporan yang dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan Amerika Serikat membandingkan pasar AI dengan kejadian dot com pada tahun 90-an. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa pasar AI sedang mengalami peningkatan yang tidak wajar.
Bahkan, beberapa perusahaan raksasa seperti Samsung telah mengalami peningkatan keuntungan yang signifikan karena penjualan chip AI yang meningkat. Namun, hal ini juga menyebabkan kekhawatiran bahwa pasar AI akan mengalami stagnasi pada masa depan.
Lebih jauh lagi, beberapa organisasi pemerintah di Amerika Serikat telah menggunakan teknologi AI untuk mengaudit kode pemerintah, tetapi hal ini juga menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan dan risiko.
Dengan demikian, pengaruh AI pada ekonomi Amerika masih merupakan topik yang kompleks dan masih perlu dipelajari lebih lanjut.