Android telah dekat sekali menjadi desktop Linux yang serius. Meskipun begitu, ada satu masalah besar yang membuat fitur ini belum terwujud sepenuhnya. Dalam kesempatan ini, kami akan menjelaskan cara membuat aplikasi Linux GUI berjalan pada Android, serta mengidentifikasi masalah apa saja yang membuat fitur ini sulit diterapkan.
Tahun 2020 merupakan tahun yang menarik bagi pengembang Android dan Linux. Pada waktu itu, Android 11 secara resmi mendukung teknologi Linux kernel, yang merupakan dasar dari sistem operasi Linux. Dengan kemampuan ini, pengguna Android diharapkan dapat menjalankan aplikasi Linux GUI dengan mudah.
Saat ini, kita telah memiliki beberapa opsi untuk menjalankan aplikasi Linux GUI pada Android. Salah satu contoh adalah menggunakan aplikasi Terminal Emulator yang memungkinkan pengguna menjalankan perintah Linux pada Android. Namun, aplikasi ini tidak memungkinkan pengguna untuk menjalankan aplikasi Linux GUI yang lebih kompleks.
Jika Anda ingin menjalankan aplikasi Linux GUI yang lebih kompleks, seperti perangkat lunak pengeditan foto atau aplikasi perkantoran, Anda perlu menggunakan aplikasi emulator Linux seperti Termux atau Anbox.
Termux merupakan aplikasi emulator Linux yang paling populer saat ini. Aplikasi ini memungkinkan pengguna menjalankan aplikasi Linux GUI yang lebih kompleks dengan mudah. Namun, aplikasi ini memiliki beberapa kelemahan, seperti membutuhkan akses root dan tidak dapat menjalankan aplikasi Linux GUI yang membutuhkan perangkat keras spesifik.
Penutup,