Bisnis

NCKL Ungkap Hasil Eksplorasi Rp15,23 Miliar, Ini Catatannya

Trimegah Persada (NCKL) telah menghabiskan Rp15,23 miliar untuk aktivitas eksplorasi pada kuartal II 2026. Dana tersebut terserap untuk kegiatan eksplorasi di lima area, yaitu Blok TBP Kawasi, Blok GPD-Loji, Blok JMP Jikodolong, Blok GTS, dan Blok OAM.

Hasil eksplorasi di Blok TBP Kawasi cukup menggembirakan. Aktivitas pemboran 16 titik pada kedalaman 287 meter membuktikan keberhasilan pengeboran. Total intercept limonit CoG lebih dari atau sama dengan 0,7 persen Ni sepanjang 54,48 m, ketebalan rata-rata 3,41 m pada kadar Ni 1,10 persen, dan Co 0,11 persen.

Di samping itu, total intercept saprolite CoG lebih dari atau sama dengan 1,3 persen Ni sepanjang 51,22 m, ketebalan rata-rata 5,69 m dengan kadar Ni 1,65 persen. Ini menunjukkan bahwa Blok TBP Kawasi memiliki potensi yang cukup besar.

Hasil eksplorasi di Blok GPD-Loji juga menunjukkan keberhasilan. Pemboran 110 titik pada kedalaman 2.222 meter membuktikan keberhasilan pengeboran. Total intercept limonit CoG lebih dari atau sama dengan 0,7 persen Ni sepanjang 387,2 m, ketebalan rata-rata 6,79 m pada kadar Ni 1,07 persen dan Co 0,14 persen. Total intercept saprolite CoG lebih dari atau sama dengan 1,3 persen Ni sepanjang 431,02 m, ketebalan rata-rata 4,95 m dengan kadar Ni 1,66 persen.

Di Blok JMP Jikodolong, hasil eksplorasi juga menunjukkan keberhasilan. Pemboran 8 titik pada kedalaman 200 meter membuktikan keberhasilan pengeboran. Total intercept limonit CoG lebih dari atau sama dengan 0,7 persen Ni sepanjang 44,02 m, ketebalan rata-rata 6,29 m pada kadar Ni 0,96 persen, dan Co 0,12 persen. Selain itu, total intercept saprolite CoG lebih dari atau sama dengan 1,3 persen Ni sepanjang 28,11 m, ketebalan rata-rata 4,02 m dengan kadar Ni 1,60 persen.

Terakhir, hasil eksplorasi di Blok GTS dan Blok OAM juga menunjukkan keberhasilan. Pemboran 140 titik pada kedalaman 2.500,94 meter membuktikan keberhasilan pengeboran. Total intercept limonit CoG lebih dari atau sama dengan 0,7 persen Ni sepanjang 293,20 m, ketebalan rata-rata 3,09 m pada kadar Ni 1,05 persen, dan Co 0,09 persen. Total intercept saprolite CoG lebih dari atau sama dengan 1,3 persen persen Ni sepanjang 595,26 m, ketebalan rata-rata 5,51 m dengan kadar Ni 1,70 persen.

Hasil eksplorasi di Blok OAM juga menunjukkan keberhasilan. Pemboran 107 titik pada kedalaman 2.392,15 meter membuktikan keberhasilan pengeboran. Total intercept limonit CoG lebih dari atau sama dengan 0,7 persen Ni sepanjang 212,32 m, ketebalan rata-rata 2,65 m pada kadar Ni 1,06 persen, dan Co 0,10 persen. Total intercept saprolite CoG lebih dari atau sama dengan 1,3 persen Ni sepanjang 201,78 m, ketebalan rata-rata 2,66 m dengan kadar Ni 1,53 persen.

Seluruh aktivitas eksplorasi dilakukan dengan metode pemilihan area pemetaan, dan pengeboran dilakukan berdasar Rencana Penambangan (tahunan dan 5 tahunan) dipengaruhi target tonase, dan kadar nikel. Analisa data bor dilakukan dengan metoda XRF Spectrometry.