Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah menunjukkan tren menurun pada Kamis, 9 Juli 2026. IHSG ditutup melemah 1,89 persen menjadi 5.873, membuat investor bertanya-tanya apa yang menyebabkan koreksi ini.
Menurut analisis, peningkatan ketegangan geopolitik di Timur Tengah adalah salah satu faktor yang memicu koreksi IHSG. Selain itu, S&P DJI juga mengumumkan hasil evaluasi dengan menempatkan Indonesia dalam status pemantauan, yang berpotensi menurunkan status pasar Indonesia dari emerging market menjadi frontier market.
Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) juga menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juni 2026 turun pada level 117,8, yang merupakan level terendah sejak September 2025. Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) juga turun, namun masih berada pada level optimistis di atas level 100.
Investor akan menanti data penjualan ritel dan sepeda motor untuk mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya. Phintraco Sekuritas juga menjagokan beberapa saham, termasuk PGEO, PGAS, UNTR, ITMG, dan AALI.
Apakah koreksi IHSG berlanjut? Apa yang harus dilakukan oleh investor? Mari kita simak bersama-sama dan mencari tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.