Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berulang kali mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Kemarin, IHSG ditutup menguat 0,69% menjadi 5.916. Meskipun masih di bawah level MA20, IHSG telah menembus level MA5 dan MA10.
Analisis teknis menunjukkan bahwa IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan dan menguji level 6.000. Histogram positif MACD melebar, dan Stochastic RSI menguat di area pivot.
Namun, volume dan nilai transaksi perdagangan berlangsung relatif sepi. Total volume mencapai 19,6 miliar saham, dan nilai transaksi Rp9,4 triliun. Angka ini jauh di bawah rata-rata harian perdagangan, yaitu 41 miliar saham dan Rp24 triliun.
Volume relatif menurun, dan nilai transaksi akhir-akhir ini diperkirakan karena perdagangan lebih didominasi oleh investor domestik. Investor cenderung menunggu katalis positif, dan di tengah maraknya initial public offering (IPO).
Berdasarkan data dan fakta tersebut, Phintraco Sekuritas menyarankan pelaku pasar untuk mengakumulasi saham andalan seperti Bank BRI (BBRI), Rukun Raharja (RAJA), Bank Syariah Indonesia (BRIS), Raharja Cepu (RATU), dan Bukit Uluwatu (BUVA).