Menteri Luar Negeri Cuba, Bruno Rodriguez, menyampaikan penghujatan keras terhadap blokade Amerika Serikat (AS) yang menurutnya 'bengis' dan 'tidak hati-hati' terhadap negara komunis tersebut. Penghujatan ini disampaikan pada sidang Umum PBB pada hari Senin, meskipun AS menekan untuk mencegahnya.
Rodriguez mengatakan, pemerintah AS telah melancarkan perang multi-dimensional dan tidak konvensional terhadap Cuba selama hampir tujuh dekade. Perang ini telah menjadi semakin 'bengis' dan 'tidak hati-hati' dalam tujuh bulan terakhir.
Blokade ini telah menyebabkan penderitaan yang parah bagi rakyat Cuba, termasuk kesulitan akses terhadap obat-obatan dan bahan makanan. Cuba berharap dapat mendapatkan bantuan dari komunitas internasional untuk mengatasi situasi ini.
Debat ini menandai upaya Cuba untuk memperoleh dukungan internasional dan mengungkapkan kesulitan yang dihadapi negara komunis ini. Cuba berharap dapat menunjukkan bahwa blokade AS bukanlah solusi yang efektif dalam menyelesaikan masalah hubungan antara kedua negara.