FCC Amerika Serikat menambahkan perusahaan Digital System Technology yang berbasis di California ke dalam daftar perusahaan yang membahayakan keamanan nasional AS. Alasannya adalah keterlibatan perusahaan tersebut dengan perusahaan telekomunikasi Cina dan kepemilikan oleh warga Cina.
Perusahaan IT yang berbasis di Los Angeles ini ditolak izin untuk menyediakan jasa telekomunikasi internasional, karena FCC khawatir perusahaan ini dapat dimanfaatkan oleh aktor ancaman Cina. "Ada risiko yang signifikan bahwa pemerintah Cina dapat menggunakan perusahaan ini untuk mengintai dan memata-matai Amerika Serikat," kata FCC.
FCC juga menekankan bahwa perusahaan Digital System Technology telah berhubungan dengan perusahaan telekomunikasi Cina yang dipercaya memiliki koneksi dengan pemerintah Cina. Hal ini membuat FCC lebih khawatir tentang potensi perusahaan ini digunakan untuk kepentingan Cina.
Penolakan izin ini menandai langkah keamanan nasional yang lebih ketat oleh FCC untuk melindungi keamanan Amerika Serikat dari ancaman ancaman Cina.
Sebelumnya, FCC telah menambahkan beberapa perusahaan Cina ke dalam daftar perusahaan yang membahayakan keamanan nasional AS, termasuk Huawei dan ZTE. Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk melindungi keamanan Amerika Serikat dari ancaman teknologi Cina.
Perusahaan Digital System Technology sendiri telah menyatakan bahwa mereka tidak memiliki hubungan dengan pemerintah Cina dan bahwa mereka hanya ingin menyediakan jasa telekomunikasi yang aman dan andal.
Tapi, FCC tetap yakin bahwa perusahaan ini dapat digunakan untuk kepentingan Cina, dan bahwa penolakan izin ini merupakan langkah yang tepat untuk melindungi keamanan Amerika Serikat.