Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengubah arah setelah beberapa hari lalu menyerang sekutunya atas keputusan mereka tidak bergabung dalam perang melawan Iran. Dalam sebuah pidato pada Ahad, Trump mengecam sekutunya atas keputusan mereka tidak mendukung Amerika Serikat dalam konflik tersebut.
Akan tetapi, dalam pidato yang sama, Trump juga mengumumkan bahwa ia akan memberikan izin kepada Ukraina untuk mengoperasikan sistem pertahanan Patriot, yang telah lama diminta oleh pemerintah Ukraina.
Keputusan Trump untuk mengumumkan keputusan ini tampaknya sebagai upaya untuk menunjukkan bahwa ia masih menghargai kekuatan NATO dan kebersamaan antara anggota-anggota sekutu.
Tindakan Trump ini menimbulkan pertanyaan tentang apakah ia memang benar-benar menghargai kekuatan NATO, atau apakah ini hanya sebuah upaya untuk menutupi kesalahan-kesalahannya sebelumnya.
Seorang analis politik mengatakan bahwa keputusan Trump untuk memberikan izin kepada Ukraina menunjukkan bahwa ia masih menginginkan kekuatan NATO dan kebersamaan antara anggota-anggota sekutu.