Slack telah meluncurkan integrasi baru yang menghubungkan Slackbot, agen AI pribadi yang dibangun ke dalam setiap ruang kerja, dengan platform Salesforce secara keseluruhan. Integrasi ini memungkinkan pengguna untuk mengakses data CRM, analitis Tableau, profil pelanggan Data 360, dan aplikasi pihak ketiga lainnya melalui prompt percakapan tunggal.
Integrasi ini berdasarkan pada serangkaian server Model Context Protocol (MCP) yang dikhususkan oleh Salesforce untuk menghubungkan Slackbot dengan infrastruktur Headless 360. Hal ini berarti bahwa seorang penjual dapat bertanya kepada Slackbot tentang sejarah kesepakatan pelanggan, menerima visualisasi langsung Tableau untuk tren pipa, mengupdate rekaman CRM, dan mengaktifkan persetujuan DocuSign, semuanya tanpa harus berganti tab atau masuk ke aplikasi lain.
Dalam prakteknya, tim IT Salesforce telah menggunakan arsitektur ini untuk menyelamatkan lebih dari dua ribu jam kerja coding custom setiap tahunnya. Integrasi ini tidak bersifat kebetulan, karena Slack sedang menghadapi tekanan kompetitif yang meningkat dari Microsoft Teams dan Google, yang terus memperluas kemampuan Gemini ke dalam Workspace.
Slack CMO, Ryan Gavin, menyatakan bahwa integrasi ini adalah langkah penting dalam mengubah cara kerja bagi para profesional. Menurut Gavin, Slack sedang menghadapi ide 'multiplayer AI', yaitu kemampuan AI untuk berinteraksi dengan manusia dan sistem lainnya dalam satu platform. Gavin yakin bahwa 25 tahun data pelanggan yang terkunci di Salesforce adalah aset yang tidak dapat digantikan oleh alternatif lainnya.
Gavin menyatakan bahwa Slack adalah perusahaan yang unik dalam menghadapi tantangan AI, karena mereka telah memiliki 25 tahun pengalaman dalam mengumpulkan data pelanggan dan mengembangkan kemampuan AI untuk mendukung kebutuhan bisnis. Gavin percaya bahwa Slack dapat menjadi pemimpin dalam mengembangkan 'multiplayer AI' dan mengubah cara kerja bagi para profesional.