Presiden Rusia Vladimir Putin kembali memperbesar kekuatan militernya di tengah berlanjutnya perang di Ukraina. Melalui dekrit presiden yang diteken pada Jumat (13/6/2026), Putin menetapkan jumlah personel Angkatan Bersenjata Rusia sebesar 2,3 juta.
Keputusan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan pertahanan Rusia di tengah konflik dengan Ukraina. Dengan jumlah personel yang besar, Rusia berharap dapat meningkatkan kekuatan militernya dan memperoleh keunggulan dalam pertempuran.
Dalam beberapa bulan terakhir, Rusia telah melakukan serangkaian upaya untuk memperkuat kemampuan militernya, termasuk peningkatan jumlah personel dan pengembangan teknologi militer. Dengan demikian, kekuatan militer Rusia semakin kuat dan siap menghadapi tantangan di masa depan.