Bisnis

Rupiah Lolos dari Hantaman, Penyebabnya

JAKARTA - Nilai tukar rupiah (IDR) dalam sepekan terakhir menguat 327 poin (1,79%) terhadap dolar AS (USD) di rentang Rp 18.115 - Rp 17.860 per dolar AS pada 8 Juni 2026 - 12 Juni 2026.

Pada hari Senin, 8 Juni 2026 nilai tukar rupiah dibuka melemah 79,50 poin (0,44%) ke level Rp 18.115 per dolar AS. Rupiah kemudian ditutup melemah 151 poin di level Rp 18.187 per dolar AS.

Selanjutnya, pada hari Selasa (9/6/2026) rupiah dibuka menguat 43 poin (0,24%) ke level Rp 18.144 per dolar AS dan ditutup menguat 129 poin ke level Rp 18.058 per dolar AS.

Pada hari Rabu (10/6/2026), nilai tukar rupiah kembali ke level Rp 17.900 per dolar AS dengan dibuka menguat 149,50 poin (0,83%) ke level Rp 17.908 per dolar AS. Pada penutupan hari Rabu, rupiah ditutup menguat 114 poin ke level Rp.17.944 per dolar AS.

Kemudian, pada hari Kamis (11/6/2026), nilai tukar rupiah dibuka kembali melemah 3 poin (0,02%) ke level Rp 17.947 per dolar AS. Rupiah di hari itu ditutup melemah 44 poin ke level Rp 17.988 per dolar AS.

Rupiah kemudian kembali rebound dalam pembukaan perdagangan hari Jumat (12/6/2026) dengan dibuka menguat 59 poin (0,33%) ke level Rp 17.939 per dolar AS. Nilai tukar rupiah pada hari Jumat kembali menguat perkasa ditutup menguat tajam 128 poin ke level Rp 17.860 per dolar AS.

Sementara itu, pengamat pasar mata uang, Ibrahim Assuaibi memproyeksi indeks dolar AS dalam perdagangan minggu depan akan ditransaksikan di level support 99,100 support.