Bisnis

Purbaya: Defisit APBN 2026 Mungkin Lebih Besar dari Dugaan

Pemerintah Indonesia menargetkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 di bawah 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Namun, menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Purbaya, prediksi defisit APBN 2026 mungkin meluas dan berkembang menjadi Rp 734,3 triliun.

Angka tersebut sebenarnya jauh dari target yang ditetapkan pemerintah. Target tersebut adalah untuk menjaga defisit APBN di bawah 3% dari PDB. Dalam laporan yang baru saja dirilis, pemerintah memperkirakan PDB 2026 akan mencapai Rp 3.000 triliun.

Jika memang benar defisit APBN 2026 mencapai Rp 734,3 triliun, maka itu berarti pemerintah telah gagal menjaga target defisit APBN di bawah 3% PDB. Situasi ini dapat berdampak pada inflasi dan nilai tukar rupiah.

Pemerintah masih memiliki waktu untuk memastikan target defisit APBN 2026 bisa tercapai. Namun, prediksi Purbaya mengenai defisit APBN 2026 yang lebih besar ini menunjukkan bahwa mereka masih harus bekerja keras untuk mencapai target tersebut.