Cédric Jubillar, seorang pelukis dan tukang cat yang sudah dijatuhi hukuman pada Oktober lalu atas kesalahan membunuh istrinya Delphine, akhirnya mengakui kejahatannya dari balik sel pensilannya.
Menurut pengacaranya, pria berusia 38 tahun ini sudah siap untuk memberikan informasi kepada penyidik tentang lokasi mayat istrinya yang belum pernah ditemukan.
Peristiwa pembunuhan Delphine masih dianggap sebagai misteri besar bagi masyarakat Prancis. Pembunuhan yang terjadi pada tahun 2020 ini masih belum menemukan akhir yang jelas.
Cédric Jubillar akan menjadi saksi penting dalam kasus ini, dan penjelasannya akan sangat menentukan arah penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, masyarakat Prancis masih menunggu kebenaran di balik peristiwa pembunuhan yang terjadi pada tahun 2020 ini.