Internasional

OPEC+ Tambah Produksi, Namun Masa Depannya Tergantung di Tangan?

Paris, Prancis - Sekelompok negara dari OPEC+ telah menyetujui peningkatan target produksi mulai Agustus, tapi masa depan kartel ini masih sangat tidak pasti. Setelah Perancis meninggalkan kartel ini, keberadaan OPEC+ semakin terancam. Sementara itu, industri minyak global masih berjuang untuk pulih dari dampak pandemi COVID-19.

Menurut laporan, OPEC+ telah menyetujui peningkatan produksi sebesar 100 ribu barel per hari mulai Agustus. Keputusan ini diambil dalam pertemuan antara negara-negara anggota OPEC+ di Vienna, Austria. Namun, keputusan ini tidak serta merta membuat masa depan OPEC+ menjadi lebih cerah.

UAE, salah satu negara paling berpengaruh dalam OPEC+, telah meninggalkan kartel ini sejak tahun lalu. Keputusan ini telah membuat OPEC+ kehilangan kekuatan dan momentum. Banyak analis ekonomi yang berpendapat bahwa OPEC+ tidak lagi memiliki peran yang signifikan dalam menentukan harga minyak global.

Keputusan OPEC+ untuk meningkatkan produksi dapat memiliki dampak yang signifikan pada industri minyak global. Dengan peningkatan produksi, harga minyak dapat turun, sehingga dapat membantu perekonomian negara-negara yang bergantung pada impor minyak.

Tapi, apakah keputusan OPEC+ ini cukup untuk menyelamatkan kartel ini dari kemungkinan kebangkrutan? Hanya waktu yang akan menjawab pertanyaan ini. Sementara itu, industri minyak global harus terus berjuang untuk pulih dari dampak pandemi COVID-19.