Keluarga Lorenzo Salgado Araujo, seorang warga Amerika, meminta penyelidikan setelah dia dibunuh oleh seorang agen Polisi Imigrasi dan Perbatasan (ICE) selama penangkapan di Houston, Texas, Minggu lalu.
Informasi tentang insiden itu diketahui publik lewat seorang saksi mata yang mengunggah video di media sosial. Video tersebut menunjukkan seorang pria berpakaian sipil yang membawa senjata, lalu menembak Lorenzo Salgado Araujo.
Selain itu, kekerasan ini bukanlah satu-satunya kasus pembunuhan yang dilakukan oleh agen ICE. Menurut catatan, sejak tahun 2010, terdapat sedikitnya 73 warga Amerika yang tewas akibat aksi agen ICE.
Keluarga Lorenzo Salgado Araujo meminta pemerintah untuk mengungkapkan seluruh fakta tentang insiden ini, termasuk identitas agen ICE yang melakukannya. Mereka juga meminta agar agen yang bersangkutan dihukum sesuai hukum.
Para pendukung hak asasi manusia juga mengecam insiden ini dan mengatakan bahwa ini merupakan contoh dari kekerasan yang dilakukan oleh agen ICE. Mereka menuntut agar pemerintah AS segera menghentikan kekerasan ini dan melindungi warga AS dari kekerasan.