Bisnis

Piala Dunia 2026 Membuat Saham WIFI dan IRSX Melesat

Perhelatan Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi katalis jangka pendek bagi sejumlah emiten, terutama emiten dengan eksposur terhadap layanan broadband dan platform over the top (OTT). Apalagi, platform digital makin dominan sebagai media utama dalam mengakses konten olahraga.

Solusi Sinergi alias Surge (WIFI) dan Folago (IRSX) berada pada posisi positif untuk menangkap peningkatan trafik data dan aktivitas streaming selama periode turnamen olahraga terpopuler tersebut.

Penginapan aktivitas streaming selama periode turnamen akan mendorong kebutuhan masyarakat terhadap akses internet rumah yang lebih stabil dan terjangkau. Guna menangkap peluang itu, WIFI menyodorkan program Internet Rakyat (IRA) yang menawarkan layanan internet hingga 100 Mbps dengan biaya Rp100 ribu untuk tiga bulan pertama.

Menurut Phintraco Sekuritas, program IRA memiliki daya tarik kuat bagi konsumen yang belum berlangganan atau mencari alternatif layanan dengan biaya lebih rendah. Selain menawarkan tarif kompetitif, pelanggan program Internet Rakyat juga memperoleh akses ke platform OTT FolaPlay milik IRSX.

Skema bundling antara layanan Fixed Broaband (FBB) dengan OTT tersebut menciptakan sinergi menarik bagi kedua emiten. Bagi WIFI, bundling tersebut dapat meningkatkan daya tarik layanan dan mendukung akuisisi pelanggan baru.

Sementara itu, IRSX berada pada posisi baik untuk menangkap peningkatan konsumsi konten digital, didukung kerja sama dengan TVRI yang memberi akses penayangan FIFA World Cup 2026 melalui platform FolaPlay.

Pada perdagangan Jumat, 12 Juni 2026, saham WIFI menanjak 60 poin alias 3,91 persen menjadi Rp1.595 per helai. Sementara itu, saham IRSX menanjak 12 poin alias 4,26 persen menjadi Rp294.