Penerbangan perintis di daerah terpencil Papua Pegunungan, khususnya di Wamena dan Dekai, mengalami gangguan besar setelah insiden penembakan yang menewaskan seorang pilot asal Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin.
Insiden ini membuat maskapai PT Associated Mission Aviation (AMA), yang menggunakan jasa pilot tersebut, memutuskan untuk menghentikan sementara operasional penerbangan perintis di seluruh wilayah tersebut.
Penghentian ini tentunya berdampak besar pada mobilitas dan aksesibilitas masyarakat setempat, terutama karena penerbangan perintis merupakan salah satu sarana transportasi utama di daerah yang sulit dijangkau.
Penyebab dan motif di balik penembakan pilot AS ini masih dalam penyelidikan, namun dampaknya sudah terasa secara langsung pada masyarakat dan operasional penerbangan di Papua Pegunungan.