NTBK, salah satu perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), kini menjadi sorotan pasar setelah melonjak 34% dalam 2 hari terakhir. Nilai transaksinya pun melejit dari hanya ratusan juta rupiah menjadi Rp 102 miliar pada 7 Juli.
Langkah transformasi PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) tampaknya semakin menarik perhatian pasar. Setelah perseroan lebih dulu mengumumkan rencana Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue senilai hingga Rp 500 miliar, kini muncul kabar mengenai masuknya partner strategis ke salah satu anak usahanya.
Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan pelaku pasar, anak usaha NTBK dikabarkan telah mendapatkan partner strategis dari Magma Capital Resources Private Ltd melalui PT MCR Bangun Persada dalam bidang perdagangan mineral dan batu bara. Termasuk di dalamnya penggunaan EV truck dari NTBK untuk pengangkutan dari tambang sampai pelabuhan.
Langkah strategis tersebut disebut-sebut akan menghasilkan potensi pengembangan market batu bara mencapai 500.000 MT/bulan. Apabila seluruh proses berjalan sesuai rencana, kombinasi antara right issue Rp 500 miliar dan pendapatan usaha dari perdagangan mineral dan batu bara akan menjadi sumber pendanaan yang sangat signifikan bagi pengembangan bisnis grup.
Abdurrahman Assegaf, salah satu pengamat pasar, menilai strategi pendanaan tersebut menunjukkan bahwa NTBK tidak hanya mengandalkan penggalangan dana dari pasar modal, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dengan partner strategis yang memiliki jaringan bisnis yang lebih luas.
Masuknya partner strategis juga dinilai berpotensi memberikan nilai tambah yang tidak hanya berasal dari sisi modal, tetapi juga dari percepatan ekspansi usaha, pengembangan proyek, hingga peningkatan kapasitas operasional anak perusahaan.
Beberapa analis bahkan mulai berspekulasi bahwa rangkaian aksi korporasi yang dilakukan perseroan dapat menjadi bagian dari transformasi bisnis dalam skala yang lebih besar.
Di tengah kondisi pasar yang masih selektif, perusahaan yang mampu menghadirkan kombinasi pendanaan dari pasar modal sekaligus partner strategis umumnya memperoleh perhatian lebih dari investor institusi maupun ritel.