Teknologi

NASA Meminta Banyak dari Stasiun Luar Angkasa Swasta

Menghadapi tanggal akhir tahun 2030 untuk International Space Station, NASA kini mengebutkan proses pencarian perusahaan swasta yang siap membangun stasiun luar angkasa sendiri di orbit Bumi. Dokumen Request for Proposals (RFP) yang dirilis oleh agensi antariksa AS ini menegaskan harapan mereka dari perusahaan-perusahaan yang akan berpartisipasi dalam proyek ini.

Mengingat kompleksitas stasiun luar angkasa, NASA memiliki urgensi yang tinggi untuk menghindari kesenjangan dalam kehadiran manusia di orbit. Pada tahun 2018, NASA sudah menandatangani perjanjian dengan tiga perusahaan untuk mengembangkan konsep stasiun luar angkasa, sebelumnya telah menyediakan dana sebesar $140 juta untuk perusahaan Axiom Space.

Selain itu, NASA juga telah mengumumkan bahwa mereka akan melanjutkan program ini pada tahun 2024, dengan harapan dapat menemukan perusahaan swasta yang siap membangun stasiun luar angkasa sendiri di orbit Bumi.

Menurut laporan NASA, perusahaan yang akan dipilih akan menerima dana yang signifikan untuk membangun dan meluncurkan stasiun luar angkasa mereka, yang diharapkan dapat beroperasi pada tahun 2030.

Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi sebelum NASA dapat menemukan perusahaan swasta yang siap membangun stasiun luar angkasa sendiri.