Ketika jutaan kartu anggota Partai Nazi atau NSDAP dibuka secara daring, banyak warga Jerman terkejut menemukan bahwa kakek-nenek mereka tidak selalu memiliki reputasi baik seperti yang dikisahkan dalam cerita keluarga.
Menurut catatan sejarah, partai politik ini terlibat dalam kekejaman dan kekerasan selama Perang Dunia II. Sebagai hasilnya, Jerman masih terus memproses masa lalu tersebut hingga hari ini.
Bagaimana Jerman menyikapi kenyataan ini? Apakah mereka menganggap hal ini sebagai bagian dari sejarah atau sebagai kesalahan pribadi? Penelitian menunjukkan bahwa banyak orang Jerman masih merasa terikat dengan masa lalu yang kontroversial ini.
Menurut seorang ahli sejarah, 'kehadiran kartu anggota NSDAP online telah memperkuat efeknya dalam membangkitkan kesadaran masyarakat tentang sejarah Jerman yang kompleks.'