Kelangsungan bisnis Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digagas Presiden Prabowo Subianto memicu perdebatan di kalangan pengamat. Beberapa di antaranya memprediksi bahwa KDMP tidak akan bertahan lebih dari satu tahun karena beberapa masalah yang terjadi.
Secara matematika, bisnis KDMP menyimpan sejumlah masalah yang dapat mempengaruhi kelangsungan usaha. Pengamat menyebutkan bahwa omzet harian KDMP yang hanya sekitar Rp100.000 di Bojonegoro merupakan salah satu indikator yang menunjukkan bahwa bisnis ini tidak akan bertahan lama.
Menurut pengamat, masalah ini tidak hanya terjadi di Bojonegoro, tetapi juga di beberapa daerah lain di Indonesia. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana KDMP dapat bertahan di tengah persaingan bisnis yang ketat.
Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi dan perbaikan untuk meningkatkan kinerja KDMP. Dengan demikian, diharapkan KDMP dapat bertahan dan berkembang di masa depan.