Kapal tanker milik PT Pertamina (Persero) bernama Pertamina Pride akhirnya berhasil melintasi Selat Hormuz setelah mengalami penundaan selama empat bulan. Keberhasilan ini membawa kelegaan bagi Pertamina setelah kapal tersebut tertahan sejak awal Maret lalu.
Selat Hormuz adalah salah satu jalur pelayaran minyak tersibuk di dunia, yang terletak di antara Iran dan Uni Emirat Arab. Jalur ini sangat strategis karena sebagian besar minyak dunia dipasok melalui selat ini.
Pertamina sebagai perusahaan energi nasional Indonesia memiliki peran penting dalam memastikan pasokan minyak yang stabil dan lancar. Dengan keberhasilan kapal tanker Pertamina Pride melintasi Selat Hormuz, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan dan kemampuan Pertamina dalam mengelola pasokan energi.
Dalam beberapa bulan terakhir, ketegangan di kawasan Timur Tengah telah menyebabkan kekhawatiran tentang keamanan jalur pelayaran. Namun, dengan keberhasilan kapal tanker Pertamina, Pertamina menunjukkan kemampuan dan komitmen dalam menjaga kestabilan pasokan energi.