PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai menguji penggunaan biodiesel B50 pada operasional kereta api sebagai bagian dari upaya mempercepat transisi energi dan mendukung program energi baru terbarukan.
Dengan menggunakan biodiesel B50, KAI berupaya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mengurangi emisi gas buang. Penggunaan biodiesel B50 juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional kereta api.
Upaya ini merupakan langkah positif dalam mendukung program energi baru terbarukan dan mengurangi dampak lingkungan. KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan efisiensi dan mengurangi jejak karbon dalam operasionalnya.