Senin (6/7) malam, kota suci Qom di Iran mengalami suasana bergejolak ketika jenazah mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tiba di tempat tersebut. Menurut beberapa sumber, pihak berwenang mengatur jalur yang digunakan untuk membawa jenazah Ayatollah Khamenei ke Markas Besar Imam Khomeini di Qom.
Ratusan ribu warga Iran hadir untuk melihat jenasah terakhir yang dikenal sebagai seorang ulama dan pemimpin yang dominan dalam politik Iran selama beberapa dekade. Mereka berharap untuk mengucapkan selamat tinggal kepada pemimpin yang pernah memimpin negara tersebut.
Saat ini belum diketahui dengan pasti jumlah warga Iran yang hadir untuk sambut kematian Ayatollah Khamenei, namun kehadiran mereka adalah bukti betapa besar pengaruh dan penghormatan yang dimiliki oleh pemimpin tersebut.
Mengingat peran penting Ayatollah Khamenei dalam menentukan arah politik Iran, kematian beliau diprediksi akan memiliki dampak besar pada kehidupan politik negara tersebut.
Qom, kota yang terkenal sebagai pusat ilmu pengetahuan agama Islam, kini berduka menghadapi kehilangan seorang tokoh yang sangat berpengaruh.