Internasional

Iran Menghadapi Krisis Setelah Khamenei Meninggal, Loyalisnya Mengekspresikan Rasa Dendam

Malam hari Jumat, warga Iran yang setia dengan Republik Islam berkumpul di kota kelahiran Mashhad untuk memberikan penghormatan terakhir pada Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei. Mereka melakukan ini sambil meminta balas dendam dan menolak kompromi dengan Barat, sementara negara itu terlibat dalam serangan balasan dengan Amerika Serikat.

Khamenei dimakamkan di hari Sabtu, seperti dilaporkan televisi negara, setelah upacara di mana putranya dan penggantinya tidak terlihat.

Para loyalis Khamenei menumpal rasa sedih dengan meminta balas dendam sebagai cara untuk mengobati luka mendalam. Mereka juga menunjukkan keengganannya untuk menyerah dan menawarkan kompromi dengan Barat.

Menghadapi krisis ini, Iran terus melakukan serangan balasan terhadap Amerika Serikat. Sementara itu, loyalis Khamenei terus mengekspresikan rasa dendam dan keengganannya untuk menyerah.

Khamenei meninggalkan warisan yang kompleks di Iran, dan loyalisnya masih berjuang untuk mencari cara untuk mengatasi krisis ini.