Medan - Seorang ibu di Medan menjadi korban penipuan cinta atau love scam yang terbilang luar biasa. Ia kehilangan Rp 120 miliar dalam waktu singkat, yaitu empat bulan. Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap penipuan ini.
Ojk (Otoritas Jasa Keuangan) memang telah beberapa kali mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penipuan love scam. Namun, kasus-kasus seperti ini masih terjadi dan mengakibatkan kerugian yang besar bagi para korban.
Love scam merupakan bentuk penipuan yang tidak terduga, karena biasanya pelaku penipuan ini mengaku memiliki hubungan romantis dengan korban. Mereka akan meminta bantuan keuangan dengan alasan yang palsu dan tidak akan pernah kembali.
Untuk mencegah penipuan ini, Ojk menyarankan masyarakat untuk selalu waspada dan tidak terburu-buru dalam memberikan bantuan keuangan kepada orang lain. Selalu lakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum memberikan bantuan.
Peringatan ini sangat penting bagi kita semua, terutama bagi wanita yang masih belum menikah dan lebih mudah jatuh ke dalam penipuan cinta. Mari kita jaga diri kita sendiri dan keluarga agar tidak menjadi korban penipuan seperti ini.
Artikel ini merupakan peringatan bagi kita semua untuk selalu waspada terhadap penipuan love scam. Mari kita jaga diri kita sendiri dan keluarga agar tidak menjadi korban.