Manajemen Tokopedia akhirnya memberikan klarifikasi atas kabar Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang viral. Perusahaan e-commerce terbesar di Indonesia tersebut membocorkan alasan karyawan memilih keluar dengan memilih paket kompensasi.
Berdasarkan informasi yang didapat, setidaknya 60 karyawan Tokopedia memutuskan untuk mengakhiri hubungan kerja mereka. Namun, sebagian besar dari mereka tidak secara langsung menerima keputusan PHK tersebut.
'Kami melihat bahwa sebagian besar karyawan yang memilih untuk tidak melanjutkan adalah karena mereka memilih paket kompensasi yang ditawarkan', kata dia.
Berdasarkan data yang dikumpulkan, hanya 12 karyawan yang secara langsung menerima PHK. Sisanya memilih untuk mengambil paket kompensasi yang menawarkan gaji bulanan selama sekitar 3 bulan.
Manajemen Tokopedia tidak menyebutkan alasan pasti mengapa karyawan memilih untuk keluar. Namun, perusahaan tersebut berjanji untuk terus mempertahankan kualitas kerja dan memberikan peluang bagi karyawan lainnya untuk berkembang.
Selain itu, Tokopedia juga berkomitmen untuk meningkatkan kinerja dan mengembangkan teknologi yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
Namun, kabar PHK di Tokopedia masih menjadi perhatian masyarakat, terutama di media sosial. Tokopedia berharap dapat mengatasi permasalahan tersebut dengan memperbaiki kinerja dan meningkatkan kualitas kerja.