Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) Tiyo Ardianto mengungkapkan bahwa ia menemukan alat pelacak di mobilnya. Ia menilai bahwa dugaan penguntitan menggunakan alat pelacak oleh orang tak dikenal ini tidak lazim.
Menurut Tiyo, menemukan alat pelacak di mobilnya merupakan hal yang tidak biasa dan membuatnya khawatir. Ia menegaskan bahwa ini bukanlah hal lucu dan harus diambil serius.
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan tentang siapa yang mungkin melakukan penguntitan ini dan apa motifnya. Tiyo Ardianto berjanji akan menyelidiki lebih lanjut dan mengambil tindakan yang tepat untuk menjaga keamanannya.
Tiyo Ardianto juga menekankan bahwa hal ini bukanlah satu-satunya kejadian yang pernah terjadi, dan banyak orang lain yang mungkin mengalami hal serupa. Ia berharap bahwa insiden ini dapat menjadi peringatan bagi semua orang untuk lebih berhati-hati dan menjaga keamanan mereka.