Bill C-36, undang-undang privasi terbaru Kanada, menjanjikan perlindungan yang lebih kuat bagi anak-anak, tetapi para ahli mengatakan bahwa itu masih belum cukup untuk mengatasi risiko di dunia AI.
Mengutip para ahli, undang-undang ini masih belum memasukkan beberapa aspek penting dalam perlindungan data privasi, seperti penggunaan AI dalam industri dan bisnis.
Menurut Dr. Maria Zuber, seorang ahli komputasi, 'Kanada masih perlu meningkatkan upaya perlindungan data privasi, terutama dalam penggunaan AI di berbagai industri.'
'Kita perlu memastikan bahwa data pribadi individu tetap aman dan tidak digunakan untuk tujuan yang tidak diinginkan,' tambahnya.
Bill C-36 ini telah ditujukan untuk melindungi data privasi anak-anak di Kanada, tetapi para ahli masih berharap undang-undang ini dapat lebih komprehensif dalam mengatasi risiko AI.
Sejauh ini, Kanada masih tergolong sebagai salah satu negara yang memiliki perlindungan data privasi yang cukup kuat, tetapi tetap ada kemungkinan adanya kelemahan dan risiko.