Bank Sentral Polandia, Bank Nasional Polandia (NBP), terus meningkatkan cadangan emasnya secara signifikan. Menurut data yang diterima, NBP telah membeli 82 ton emas pada tahun 2026, menjadikan mereka salah satu pembeli emas terbesar di dunia.
NBP tidak hanya meningkatkan cadangan emasnya, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan peran emas dalam memastikan keamanan negara dan rakyatnya. Gubernur NBP, Adam Glapiński, mengungkapkan bahwa NBP telah membeli emas dengan menggunakan penurunan harga baru-baru ini.
Polandia telah menjadi pembeli emas terbesar di antara bank sentral global setelah meningkatkan cadangan emasnya lebih dari 100 ton pada tahun 2025. Mereka berada di jalur yang tepat untuk mencapai target serupa tahun ini.
NBP memiliki tujuan untuk mengakumulasi 700 ton emas. Bank sentral tersebut saat ini memiliki 632,4 ton emas, dengan sekitar 100 ton diantaranya disimpan di Polandia. Sisa cadangannya disimpan di London dan New York.
Bulan lalu, harga emas turun 11,74% setelah Federal Reserve memberi sinyal bahwa kebijakan moneter berpeluang diperketat lebih lanjut sebelum akhir tahun. Namun, dalam beberapa minggu terakhir, sentimen bank sentral menunjukkan bahwa peran emas sebagai alat diversifikasi portofolio terus lebih besar daripada biaya peluang yang meningkat.
Survei yang dilakukan oleh World Gold Council (WGC) dan Official Monetary and Financial Institutions Forum (OMFIF) menunjukkan bahwa bank sentral tetap sangat positif terhadap tren akuisisi emas meskipun kenaikan harga mencapai rekor tertinggi.
Menurut WGC, 45% bank sentral berencana untuk meningkatkan kepemilikan emas mereka selama 12 bulan ke depan, sementara hampir 90% memperkirakan cadangan emas resmi global akan terus tumbuh.