Bahlil Gambiran, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, mengumumkan bahwa hari ini Indonesia tidak hanya meluncurkan B50, tetapi juga mengambil langkah besar menuju Indonesia semakin berdaulat di sektor energi. Dengan demikian, Indonesia siap meninggalkan status sebagai negara impor energi.
Bahlil mengatakan bahwa peluncuran B50 merupakan titik balik bagi industri energi Indonesia. 'Hari ini, kita meluncurkan B50, dan kita tidak lagi butuh impor solar,' ungkapnya. Dengan demikian, Indonesia dapat meningkatkan kemandirian dan menjadi netral energi.
Menurut Bahlil, energi surya akan menjadi sumber daya utama negeri ini. Beliau optimis bahwa energi surya dapat mencapai potensi penuhnya, mengingat sinar matahari yang terus-menerus di daerah tropis Indonesia. Dengan demikian, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan meningkatkan kualitas udara.
Program B50 merupakan langkah besar menuju Indonesia berdaulat di sektor energi. Bahlil berharap bahwa program ini dapat menjadi contoh bagi negara lain untuk meningkatkan kemandirian dan menjadi netral energi.
Penutupnya, Bahlil menekankan bahwa energi surya bukan hanya solusi masa depan, tetapi juga kunci untuk mencapai sumber daya yang lebih berkelanjutan.