Uni Eropa (UE) telah menemukan hasil penyelidikan awal bahwa raksasa media sosial Meta tidak melakukan cukup untuk melindungi anak-anak yang menggunakan platformnya. Menurut UE, Meta telah melanggar beberapa ketentuan yang ditetapkan untuk melindungi anak-anak di Internet.
Meskipun Meta menolak mengakui tuduhan tersebut, UE tetap mengancam Meta dengan denda yang berat. Jika Meta terbukti bersalah, denda itu bisa mencapai 6% dari pendapatan tahunan Meta, yang diperkirakan sekitar 1,5 miliar euro.
Penyelidikan ini diluncurkan oleh UE di tengah kekhawatiran akan dampak desain yang menambahkan kecanduan pengguna di media sosial. Desain ini dirancang untuk membuat pengguna tetap berada di platform tersebut sepanjang hari, bahkan jika mereka telah melampaui waktu yang direkomendasikan.
Meskipun Meta telah mengembangkan beberapa fitur untuk melindungi anak-anak, seperti konsep "time limit" untuk membatasi penggunaan aplikasi, UE masih menganggap bahwa Meta belum melakukan cukup. Hasil penyelidikan ini akan menjadi dasar untuk keputusan UE mengenai denda yang akan diterapkan kepada Meta.
Bagaimana reaksi Anda terhadap keputusan UE ini? Apakah Meta bersalah atau tidak? Berikan pendapat Anda dengan menulis komentar di bawah!