Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, seorang pemimpin agama senior Iran yang terbunuh, kemarin tidak berlangsung tanpa peringatan bagi perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Pihak berdua semakin masuk ke dalam siklus kekerasan berdarah setelah serangan terakhir.
Menurut analis keamanan, keadaan ini mengindikasikan bahwa harapan untuk perundingan damai jangka panjang semakin menipis. Tidak ada tanda-tanda bahwa kedua pihak akan segera mengakhiri konflik ini.
Perubahan sikap ini tercermin dalam respons Amerika Serikat terhadap serangan terakhir Iran. Kementerian Luar Negeri AS mengatakan bahwa serangan ini hanya meningkatkan kekerasan dan tidak akan membawa keamanan bagi negara mana pun.
Sementara itu, Iran juga menunjukkan tanda-tanda kekecewaan terhadap Amerika Serikat. Pemerintah Iran mengatakan bahwa serangan terakhir AS tidak hanya menyerang infrastruktur tetapi juga melukai warga sipil Iran.
Perang saudara antara Amerika dan Iran semakin memanas, dan tidak ada tanda-tanda bahwa kedua pihak akan segera mengakhiri konflik ini. Keadaan damai semakin jauh dari harapan.