Artis Revand Narya baru-baru ini mengambil langkah hukum atas dugaan pencemaran nama baik yang menimpa dirinya. Ia melaporkan kasus tersebut ke Polres Metro Jakarta Pusat, dengan keyakinan bahwa ada pihak yang sengaja menyebarkan video pribadi untuk mencemarkan namanya.
Menurut Revand, video yang beredar tersebut terkait dengan depresi yang pernah dialaminya. Ia menduga bahwa video tersebut disebarkan oleh seseorang yang ingin merusak reputasinya. Revand mengisyaratkan bahwa ia sudah tahu siapa yang berada di balik penyebaran video tersebut, namun belum mengungkap identitasnya secara terbuka.
Kasus ini menimbulkan pertanyaan tentang etika dan hukum dalam penyebaran informasi pribadi di era digital. Penyebaran video pribadi tanpa izin dapat dianggap sebagai pelanggaran privasi dan pencemaran nama baik, yang dapat berdampak serius pada korban.
Dengan melaporkan kasus ini ke polisi, Revand Narya berharap dapat mendapatkan keadilan dan melindungi dirinya dari upaya pencemaran nama baik. Ia juga berharap bahwa kasus ini dapat menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan menghormati privasi orang lain.