Provinsi Kanada telah menggugat perusahaan teknologi OpenAI di Pengadilan Tinggi Nova Scotia, Kanada. Gugatan ini diluncurkan karena OpenAI diduga telah melupakan peringatan tentang konten ChatGPT yang berhubungan dengan pelaku pembunuhan massal.
Menurut laporan, OpenAI telah menerima beberapa peringatan tentang konten ChatGPT yang dapat dihubungkan dengan tindakan kekerasan. Namun, perusahaan tersebut diduga tidak mengambil langkah-langkah yang cukup untuk mengatasi masalah ini.
Pelaku pembunuhan massal yang terjadi di Kanada diduga telah menggunakan ChatGPT untuk merencanakan dan melaksanakan tindakan kekerasan. Hal ini telah menyebabkan kekhawatiran masyarakat tentang keamanan dan keamanan online.
OpenAI harus merespons dengan cepat dan tanggap terhadap gugatan ini. Perusahaan tersebut perlu menunjukkan bahwa mereka telah mengambil langkah-langkah yang cukup untuk mengatasi masalah konten kekerasan di platform ChatGPT.